Monday, November 23Welcome to Our Website

Author: Tillman Richard

Tips Memilih Daging

7 Tips untuk Memilih Daging Steak Yang Sempurna

Setiap orang pasti menyukai daging sapi, apalagi jika daging tersebut diolah menjadi sebuah steak yang sangat lezat. Berikut kami akan membahas tips tips untuk menentukan daging steak yang baik dan sempurna. Sehingga masakan steak anda akan semakin lezat dan berkesan, yuk kita bahas satu persatu tips tipsnya.

1. “Lihatlah setiap steak dengan hati-hati. Jika Anda ingin steak Anda segar dan empuk untuk dimasak di atas panggangan, Anda sebaiknya memilih daging dengan banyak bintik putih lemak (disebut marbling). Bintik putih tersebut meleleh saat dimasak, memperkaya rasa yang meresap ke dagingnya. Anda juga sebaiknya memilih potongan daging dengan ketebalan rata, setidaknya setebal 1 inci.

2. Jangan memotong lemak daging Anda. Lemak ini membantu menjaga steak tetap lembab dan mempertahankan bentuknya selama dimasak. Selain yang sudah kita bahas diatas, lemak juga menambah kelezatan daging. Setelah steak matang, Anda bisa memotong lemak yang berlebih sebelum disajikan.

3. Chuck dan Round adalah bagian yang agak liat, sedangkan Rib dan Loin tidak demikian. Jika kata “chuck” atau “round” terpampang di label nama steak, mereka perlu dibumbui (direndam dalam bumbu) dan kemudian dimasak perlahan-lahan dalam cairan agar empuk. Anda sebaiknya tidak memasak steak chuck di atas panggangan. Jika kata “loin” tertera pada label, atau tukang daging memberi tahu Anda bahwa steak dipotong dari bagian loin / pinggang (strip steak, porterhouse, atau T-bone), ini adalah bagian yang paling empuk. Hal yang sama berlaku untuk kata rib / iga, seperti pada kata rib-eye. Bagian ini bisa dimasak dengan cepat – di panggangan, di dalam oven atau bahkan di dalam wajan di atas kompor.

4. Ketahui grade / kelas steak Anda. Semakin rendah kelasnya, semakin tidak berlemak dan liat dagingnya. Prime adalah kelas atas. Sejauh ini menurut konsumen mungkin hanya ada dua nilai: choice dan select. Choice adalah kelas yang lebih tinggi dari keduanya.

5. Ketahui perbedaan enhanced, natural, atau organik pada steak. Daging sapi “enhanched” berarti daging telah disuntik dengan aditif (seperti perasa, pelunak atau larutan garam untuk meningkatkan kelembaban). Daging sapi “natural” berarti daging sudah diproses secara minimal tanpa aditif, pewarna, ataupun pengawet. Daging sapi “organik” bersertifikat harus memenuhi standar program organik nasional USDA 2002, yang berarti sapi harus diberi makan sepenuhnya dengan pakan organik, tidak boleh diberi hormon pertumbuhan atau antibiotik dan harus memiliki akses ke padang rumput.

6. Ingin steak yang dimasak dengan sempurna? Gunakan termometer. Tidak ada yang lebih baik daripada termometer instant-read untuk memastikan bahwa steak telah dimasak dengan sempurna. Lebih baik dari semua dugaan tentang waktu memasak.

7. Dan penghargaan untuk daging steak terbaik jatuh kepada rib-eye. Tanyakan kepada tukang daging tentang potongan daging steak favoritnya, dan rib-eye kemungkinan besar adalah pilihannya. Dalam hal kesegaran rasa dan kelembutan daging, rib-eye memiliki segalanya, kata Bill Fuchs dari Wagshal. Rib-eye tidak selembut loin, tetapi memiliki rasa yang lebih kaya.